Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengajak seluruh jemaah haji Indonesia untuk kembali melakukan review materi manasik haji menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Langkah ini dinilai penting guna membantu jemaah memahami kembali tata cara pelaksanaan ibadah, sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian haji dengan lebih tenang, tertib, dan khusyuk.
Puncak ibadah haji merupakan fase yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta pemahaman manasik yang baik. Oleh karena itu, jemaah diimbau untuk tidak hanya mengandalkan ingatan dari kegiatan manasik sebelumnya, tetapi juga rutin mengulang materi yang telah diberikan sejak di Tanah Air maupun selama berada di Tanah Suci.
Kemenhaj menilai bahwa pengulangan materi manasik menjadi salah satu upaya penting untuk meminimalisasi kebingungan jemaah saat berada di lapangan, khususnya terkait tata cara ibadah, teknis pergerakan jemaah, larangan ihram, penggunaan fasilitas layanan, hingga pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Sebagai bentuk dukungan edukasi dan kemudahan akses informasi, Kemenhaj menyediakan berbagai materi pembelajaran manasik haji yang dapat diakses secara digital kapan saja oleh jemaah. Materi tersebut disusun dalam format video edukasi, e-book, hingga buku fisik yang telah dibagikan sebelumnya kepada seluruh jemaah haji Indonesia.
Jemaah dapat mengakses Playlist Video Edukasi Manasik Haji Indonesia melalui tautan berikut:
Playlist Video Edukasi Haji Indonesia
Melalui playlist tersebut, jemaah dapat kembali mempelajari berbagai materi penting seputar pelaksanaan ibadah haji, mulai dari tata cara ihram, thawaf, sa’i, wukuf, mabit, lontar jumrah, hingga berbagai ketentuan teknis selama berada di Tanah Suci.
Selain video edukasi, jemaah juga dapat membaca kembali Buku Pintar Jemaah Haji Indonesia versi digital melalui tautan berikut:
E-book Buku Manasik Haji Jemaah Haji Indonesia
E-book tersebut memuat berbagai panduan lengkap ibadah haji untuk jemaah Indonesia, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan sampai rangkaian ibadah di Tanah Suci. Termasuk Tata cara pelaksanaan haji dan umrah, Rukun, wajib, sunnah, dan larangan ihram, Panduan ibadah di Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina, Doa-doa dan bacaan selama ibadah dll. Buku ini biasanya digunakan sebagai media review dan pemantapan manasik agar jemaah lebih siap menuju puncak ibadah haji.
E-book Buku Pintar Jemaah Haji Indonesia
E-book tersebut memuat berbagai panduan praktis yang dapat membantu jemaah selama menjalankan ibadah, termasuk doa-doa, alur pergerakan jemaah, informasi layanan, tips kesehatan, hingga berbagai imbauan penting selama berada di Arab Saudi.
Selain materi digital, jemaah juga diingatkan untuk kembali membuka dan mempelajari buku fisik manasik haji yang telah dibagikan di Indonesia. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan utama jemaah dalam memahami tahapan ibadah haji secara lebih rinci dan terstruktur.
Kemenhaj berharap seluruh jemaah dapat memanfaatkan berbagai fasilitas edukasi tersebut sebagai sarana pengingat menjelang puncak haji. Dengan pemahaman manasik yang baik, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih mandiri, nyaman, aman, dan penuh kekhusyukan.
Kemenhaj juga mengimbau jemaah untuk aktif mengikuti arahan petugas kloter, pembimbing ibadah, serta rutin berdiskusi apabila terdapat materi manasik yang belum dipahami. Kebersamaan, kedisiplinan, dan kesiapan ilmu menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Melalui berbagai upaya pembinaan dan penguatan edukasi tersebut, diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan rangkaian puncak ibadah haji dengan lancar serta meraih predikat haji yang mabrur dan mabruroh.




