
Jeddah — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara resmi mengumumkan kalender penyelenggaraan musim umrah tahun 1448 Hijriah. Pengumuman ini menjadi pedoman penting bagi calon jemaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, dalam mempersiapkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Melalui kalender tersebut, Pemerintah Arab Saudi menetapkan sejumlah tanggal penting yang berkaitan dengan penerbitan visa umrah, kedatangan jemaah, penggunaan aplikasi Nusuk, hingga batas akhir masuk ke Arab Saudi bagi pemegang visa umrah.
Pengumuman ini sekaligus menandai dimulainya persiapan penyelenggaraan musim umrah pasca berakhirnya operasional haji 1447 H/2026 M.
Penerbitan Visa Umrah Dimulai 31 Mei 2026
Berdasarkan kalender resmi yang telah diumumkan, penerbitan visa umrah untuk musim 1448 H mulai dibuka pada 14 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 31 Mei 2026.
Mulai tanggal tersebut, calon jemaah umrah dari berbagai negara sudah dapat mengajukan proses visa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pembukaan visa ini menjadi awal dimulainya operasional musim umrah baru setelah selesainya pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H.
Kedatangan Jemaah Umrah Dimulai 1 Juni 2026
Sehari setelah pembukaan visa, yaitu pada 15 Dzulhijjah 1447 H atau 1 Juni 2026, Arab Saudi mulai menerima kedatangan jemaah umrah dari berbagai negara.
Mulai tanggal tersebut, jemaah pemegang visa umrah sudah dapat memasuki wilayah Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah.
Selain itu, jemaah juga dapat mulai menggunakan berbagai layanan digital yang tersedia melalui aplikasi Nusuk untuk mendukung pelaksanaan ibadah selama berada di Tanah Suci.
Nusuk Tetap Menjadi Platform Utama Layanan Umrah
Pemerintah Arab Saudi terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Nusuk sebagai platform resmi layanan haji dan umrah.
Mulai 1 Juni 2026, para jemaah dapat memanfaatkan aplikasi Nusuk untuk berbagai kebutuhan, antara lain:
- Mengajukan izin pelaksanaan umrah.
- Mengatur jadwal ibadah dan kunjungan.
- Mengakses berbagai layanan pendukung selama berada di Arab Saudi.
- Memperoleh informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah.
- Mengelola berbagai kebutuhan perjalanan ibadah secara digital.
Kehadiran Nusuk diharapkan dapat memberikan kemudahan, efisiensi, dan kenyamanan bagi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Batas Akhir Penerbitan Visa Umrah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menetapkan bahwa 1 Syawal 1448 H atau 9 Maret 2027 menjadi batas akhir penerbitan visa umrah untuk musim 1448 H.
Setelah tanggal tersebut, proses penerbitan visa umrah untuk musim yang sama tidak lagi dilakukan.
Karena itu, calon jemaah yang berencana melaksanakan umrah pada musim 1448 H diimbau untuk mengatur jadwal keberangkatan dan pengurusan visa jauh-jauh hari sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
Batas Akhir Masuk Arab Saudi bagi Pemegang Visa Umrah
Selain batas akhir penerbitan visa, Pemerintah Arab Saudi juga menetapkan bahwa pemegang visa umrah harus sudah memasuki wilayah Arab Saudi paling lambat pada 15 Syawal 1448 H atau 23 Maret 2027.
Jemaah yang telah memperoleh visa umrah namun belum memasuki Arab Saudi hingga melewati batas waktu tersebut dapat terdampak pada status izin perjalanan yang dimiliki.
Oleh sebab itu, seluruh calon jemaah diimbau untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan ketentuan yang berlaku agar perjalanan ibadah dapat berjalan lancar.
Persiapkan Perjalanan Umrah dengan Baik
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengajak seluruh calon jemaah untuk terus mengikuti informasi resmi terkait penyelenggaraan umrah serta memastikan seluruh dokumen perjalanan telah dipersiapkan dengan baik.
Pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Nusuk juga diharapkan dapat membantu jemaah dalam mengatur perjalanan ibadah secara lebih mudah, aman, dan terintegrasi.
Dengan diumumkannya kalender musim umrah 1448 H ini, masyarakat yang berencana melaksanakan ibadah umrah dapat mulai menyusun rencana perjalanan dan mempersiapkan diri sejak dini.
Semoga Allah SWT memudahkan langkah seluruh calon jemaah umrah dalam memenuhi panggilan-Nya ke Tanah Suci dan menerima setiap amal ibadah yang dilaksanakan. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

