Mina — Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), berbagai unsur pelayanan haji Indonesia terus melakukan persiapan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah.
Salah satu unsur penting yang akan bertugas selama fase Armuzna adalah Petugas Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah. Jika selama berada di Madinah mereka bertanggung jawab mengelola layanan hotel bagi jemaah, maka saat memasuki fase puncak haji wilayah tugas mereka akan bergeser ke Mina untuk melayani kebutuhan jemaah di tenda-tenda pemondokan.
Perubahan lokasi tugas tersebut menjadi bagian dari skema pelayanan terpadu yang disiapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi guna memastikan seluruh kebutuhan jemaah tetap terlayani dengan baik di setiap fase ibadah.
Di Mina, petugas akomodasi memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan seluruh fasilitas tenda dalam kondisi siap digunakan sebelum kedatangan jemaah.
Berbagai fasilitas yang menjadi fokus pengecekan meliputi sistem pendingin udara (AC), kamar mandi dan toilet, tempat tidur, penerangan, hingga instalasi listrik yang akan digunakan oleh ribuan jemaah selama bermukim di Mina.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh sarana pendukung berfungsi dengan baik sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi jemaah selama menjalankan ibadah.
Selain melakukan pengecekan fasilitas, petugas juga bertanggung jawab dalam proses penyambutan dan penempatan jemaah di tenda-tenda Mina.
Pada saat jemaah mulai tiba pada 10 Dzulhijjah, petugas akan membantu mengatur posisi tempat tidur, memastikan kapasitas tenda sesuai peruntukannya, serta memastikan seluruh jemaah memperoleh tempat yang telah disiapkan.
Petugas juga akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal atau berada di luar area tenda yang telah ditentukan.
Kepala Daerah Kerja Madinah menegaskan bahwa seluruh petugas telah disiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik selama fase Armuzna yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Kami ingin memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang tanpa perlu mengkhawatirkan tempat tinggal maupun fasilitas pendukung selama berada di Mina. Seluruh petugas akan bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” ujar salah satu petugas akomodasi saat persiapan Armuzna.
Imbauan Penting bagi Jemaah Selama di Mina
Seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan Armuzna, PPIH Arab Saudi juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama berada di Mina.
Jemaah diminta untuk tidak khawatir mengenai penempatan tenda karena seluruh jemaah telah mendapatkan hak akomodasi sesuai pengaturan yang telah ditetapkan.
Petugas mengingatkan agar jemaah tidak berebut tempat maupun mengambil hak jemaah lain demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.
Selain itu, jemaah juga diharapkan turut menjaga fasilitas yang tersedia di tenda, termasuk menjaga kebersihan kamar mandi dan toilet, menggunakan air secara bijak, serta memanfaatkan stop kontak listrik sesuai kebutuhan agar tidak mengganggu penggunaan oleh jemaah lainnya.
PPIH Arab Saudi juga mengingatkan pentingnya mematuhi jadwal resmi pelaksanaan lontar jumrah yang telah ditentukan.
Baik pada pelaksanaan lontar Jumrah Aqabah tanggal 10 Dzulhijjah maupun lontar jumrah pada hari-hari tasyrik tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, jemaah diimbau mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh petugas dan menghindari waktu-waktu yang tidak direkomendasikan demi menjaga keselamatan bersama.
Kepatuhan terhadap jadwal tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi kepadatan dan mendukung kelancaran mobilitas jutaan jemaah yang melaksanakan ibadah di kawasan Mina.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, PPIH Arab Saudi berharap seluruh rangkaian pelayanan selama fase Armuzna dapat berjalan optimal sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Semoga seluruh Jemaah Haji Indonesia diberikan kemudahan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan puncak ibadah haji serta memperoleh haji yang mabrur. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

