Sebanyak 1.278 Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Diberangkatkan ke Makkah, Tandai Dimulainya Fase Operasional Baru Haji 2026

TUH KJRI Jeddah (Madinah) — Alhamdulillah, Jumat (15/5/2026) menjadi momentum penting dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun ini. Sebanyak 1.278 Jemaah Haji Indonesia gelombang pertama resmi diberangkatkan dari Masjid Dhul Hulayfah (Bir Ali), Madinah, menuju Kota Suci Makkah Al-Mukarramah.

Pemberangkatan ini menandai berakhirnya fase kedatangan jemaah di Madinah sekaligus dimulainya fase baru operasional haji Indonesia yang berfokus pada pelayanan jemaah di Makkah dan persiapan menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Sebelum diberangkatkan menuju Makkah, seluruh jemaah telah melaksanakan miqat dan berniat ihram di Masjid Dhul Hulayfah (Bir Ali), salah satu miqat makani bagi jemaah yang datang dari arah Madinah. Dari titik inilah para jemaah memulai perjalanan spiritual menuju Makkah untuk menunaikan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

PPIH Arab Saudi memastikan seluruh proses pendorongan jemaah dilakukan secara terencana dan terkoordinasi, mulai dari kesiapan transportasi, pendampingan petugas, layanan kesehatan, hingga pengaturan kedatangan jemaah di hotel-hotel pemondokan di Makkah.

Selain menjadi momentum penting bagi jemaah, proses pendorongan ini juga menandai dimulainya pergeseran operasional petugas haji dari Madinah menuju Makkah. Para petugas akan memperkuat berbagai sektor layanan guna mempersiapkan pelayanan jemaah menjelang fase Armuzna yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas ibadah dan mobilitas jemaah di Makkah, PPIH Arab Saudi mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian jemaah selama berada di Tanah Suci antara lain:

Menjaga Kondisi Fisik

Jemaah diimbau untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca di Makkah yang cenderung lebih panas dibandingkan Madinah. Aktivitas fisik yang berlebihan sebaiknya dihindari dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Melindungi Diri dari Cuaca Panas

Penggunaan payung, masker, alas kaki yang nyaman, serta perlengkapan pelindung diri lainnya sangat dianjurkan saat beraktivitas di luar hotel maupun saat menuju Masjidil Haram.

Memperhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan

Jemaah diingatkan untuk menjaga pola makan yang teratur dan memperbanyak konsumsi air putih guna menghindari dehidrasi akibat suhu udara yang tinggi.

Meningkatkan Pemantauan bagi Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi

Khusus bagi jemaah lansia dan risiko tinggi (risti), pendampingan dan pemantauan kesehatan perlu terus dilakukan bersama petugas kesehatan dan petugas kloter agar kondisi kesehatan tetap terjaga selama menjalankan ibadah.

PPIH Arab Saudi berharap seluruh jemaah dapat menjalani proses perpindahan dari Madinah menuju Makkah dengan lancar dan nyaman, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut fase-fase penting ibadah haji yang akan datang.

Semoga seluruh jemaah dan petugas haji senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta ibadahnya. Semoga seluruh rangkaian perjalanan suci ini mengantarkan para jemaah menjadi haji yang mabrur dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *