Pendampingan Umrah Isytirat, Ikhtiar Pelayanan bagi Jemaah Haji Indonesia yang Sedang Sakit

Makkah — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memberikan pendampingan dan pelayanan khusus bagi jemaah haji Indonesia yang mengalami kondisi sakit agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman dan sesuai kemampuan masing-masing.

Salah satu bentuk pelayanan tersebut dilakukan melalui pendampingan umrah isytirat bagi jemaah yang kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk menjalankan ibadah secara normal.

Pendampingan ini menjadi bagian dari ikhtiar pelayanan dan perhatian kepada jemaah, khususnya lansia dan jemaah risiko tinggi (risti), agar tetap memperoleh kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Dalam pelaksanaannya, petugas haji bersama tim kesehatan dan pembimbing ibadah turut mendampingi jemaah yang sedang sakit mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga proses pemantauan kondisi kesehatan jemaah selama umrah berlangsung.

PPIH Arab Saudi menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah sakit dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medis, kemampuan fisik jemaah, serta aspek keselamatan selama menjalankan ibadah.

Umrah isytirat sendiri menjadi solusi bagi jemaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu dengan menyertakan syarat atau isytirat ketika berniat ihram apabila sewaktu-waktu tidak mampu menyempurnakan ibadah karena kondisi kesehatannya.

IMG_9760.HEIC

Melalui pendampingan ini, petugas berharap jemaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan nyaman tanpa memaksakan kondisi fisik yang berisiko membahayakan kesehatan.

“Kami ingin memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk jemaah yang sedang sakit, agar mereka tetap merasa didampingi dan diperhatikan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” disampaikan dalam pendampingan pelayanan jemaah haji Indonesia.

Selain pendampingan ibadah, petugas kesehatan juga terus melakukan pemantauan kondisi jemaah secara berkala guna memastikan jemaah mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan medisnya.

PPIH Arab Saudi mengimbau seluruh jemaah untuk tidak memaksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan serta segera melapor kepada petugas kloter maupun tenaga kesehatan apabila membutuhkan bantuan.

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *